Tampilkan postingan dengan label Manajemen Pemasaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Manajemen Pemasaran. Tampilkan semua postingan

Selasa, 06 Desember 2011

Cara-cara ber-promosi



Promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa pada dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikannya angka penjualan.
Tujuan Promosi di antaranya adalah:
  1. Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
  2. Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
  3. Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
  4. Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
  5. Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
  6. Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.
Beberapa cara untuk melakukan promosi adalah:
  1. Melalui e-mail
  2. Melalui sms
  3. Melalui pembicaraan
  4. Melalui iklan
Contoh promosi antara lain:
  1. Pasang iklan di tv mengenai produk baru perusahaan X
  2. Kirim 5 sms, dapat 10 sms gratis ke semua operator
  3. Beli kaos kaki seharga Rp. 30.000,00 dapat 2 kaos kaki gratis
  4. Diskon 50% bagi produk tertentu di Department Store
  5. Beli coklat malam hari dapat segelas teh gratis
6.      Pasang iklan baris di koran.
7.      Pasang iklan di buku telepon kuning (yellow pages).
8.      Pasang iklan di pusat perkulakan.
9.      Aktif mendekati konsumen lewat telepon.
10.  Mendatangi langsung konsumen yang prospektif.
11.  Promosi lewat surat.
12.  Jadi pembicara di seminar dan bicaralah tentang hal yang benar-benar Anda
kuasai.
13.  Jadi pembicara tamu di acara dialog di radio.
14.  Buat pusat data tentang pelanggan Anda, lengkap dengan alamatnya. Jaga terus
agar tetap up-to-date.
15.  Bangun citra perusahaan Anda dengan kartu nama dan kop surat yang menarik.
16.  Rancang brosur yang menjelaskan keuntungan dari produk Anda.
17.  Kembangkan sistem pemesanan lewat surat.
18.  Buat tempat khusus untuk memamerkan dan membeli langsung produk Anda.
19.  Rancang pemasaran jarak jauh (telemarketing).
20.  Buat logo perusahaan sesuai dengan citra yang ingin Anda bangun.
21.  Terbitkan semacam buletin yang menceritakan perkembangan terbaru usaha
Anda, paling tidak tiga bulan sekali.
22.  Buat suvenir dengan logo perusahaan, seperti kalender, pena, mug, kertas memo
dan sebagainya.
23.  Buat kampanye sosial yang berhubungan dengan produk Anda. Misalnya jika
produk Anda lampu, sebarkan tips tentang hemat pemakaian listrik.
24.  Buat stiker atau balon dengan logo dan slogan perusahaan Anda.
25.  Rancang kaos dengan logo dan nama perusahaan.
26.  Jajagi kerjasama promosi dengan perusahaan lain yang bukan pesaing.
27.  Pelajari semua biaya promosi, baik yang lewat koran, majalah, radio, televisi,
papan reklame, halte bus, dan tempat-tempat umum lainnya.
28.  Temukan cara untuk mengurasi biaya promosi dengan memanfaatkan promosi
patungan.
29.  Berterimakasih kepada pelanggan dengan mengiriminya surat.
30.  Menjaga hubungan dengan pelanggan dengan cara mengiriminya kartu ulang
Tahun, Lebaran, Natal, atau tahun baru.

31.  Pasang profil perusahaan di majalah atau koran yang biasa dibaca oleh calon
konsumen sasaran.
32.  Sewa agen periklanan atau humas (PR/public relations).
33.  Selenggarakan sayembara yang bersifat promosi.
34.  Selenggarakan seminar yang khusus membahas produk, jasa, dan perusahaan
Anda.
35.  Selipkan brosur atau bahan promosi lainnya ke dalam tagihan yang Anda kirim.
36.  Cari calon pelanggan di pameran-pameran.
37.  Cari calon pelanggan di perkumpulan-perkumpulan yang berhubungan dengan
bisnis Anda.
38.  Cari calon pelanggan di seminar-seminar.
39.  Cari calon pelanggan di majalah atau koran.
40.  Kemas brosur, daftar harga, dan surat-menyurat dalam tempat khusus untuk
pelanggan.
41.  Pasang papan penunjuk di pinggir jalan dekat kantor Anda.
42.  Sebarkan brosur dengan menyelipkannya di wiper kaca mobil.
43.  Cetak kalimat bersifat promosi pada kertas surat atau amplop.
44.  Pasang logo dan nama perusahaan pada mobil perusahaan.
45.  Siapkan video tentang profil perusahaan.
46.  Buat daftar produk lengkap tentang gambar, cara penggunaan dan keuntungan
pemakaian untuk mempermudah Anda membuat promosi.
47.  Siapkan proposal yang siap ditawarkan untuk mengantisipasi kebutuhan
pelanggan.
48.  Sediakan contoh produk gratisan.
49.  Sediakan kesempatan kepada calon pelanggan untuk melihat-lihat proses
produksi.
50.  Sponsori acara amal.

Bauran promosi ( promotional mix )adalah gabungan dari beberapa promosi dari satu produk sama agar promosinya dapat maksimal dan hasilnya memuaskan.Hubungan promosi dengan penjualan yaitu promosi dapat meningkatkan angka penjualan. Pada umumnya setelah angka penjualan cukup tinggi, suatu badan produksi atau distributor akan mengurangi kegiatan promosi.
Ada tujuh unsur dalam promotional mix antara lain :
1.      Advertising ( Pengiklanan di TV, Radio dll)
2.      Personal selling ( persentasi, atau rapat karyawan untuk menambah semangat karyawan )
3.      Salles promotion ( memberi kupon belanja, memberikan contoh produk )
4.      Public relation ( memberi sumbangan / amal )
5.      Corporate image (nama baik perusahaan )
6.      Direct marketing ( pemasaran secara langsung )
7.      Exhibition ( pameran atau pertunjukan barang dagangan )

Contoh Kasus Manajemen Pemasaran

Analisis Produk Sepatu dan Tas ELIZABETH

1. Pendahuluan
Banyak perusahaan-perusahaan nasional yang keder menghadapi saingan-saingannya dari perusahaan multinasional. Ketakutan tersebut memang berdasar. Perusahaan-perusahaan multinasional sering datang dengan strategi yang sudah terasah belasan atau puluhan tahun, reputasi bagus yang sulit untuk ditaklukkan, dan SDM dan sistem perusahaan berkelas dunia. Ketakutan tersebut memang perlu untuk menjaga kewaspadaan, tetapi ketakutan tersebut tidak perlu berlebihan juga. Memang benar, raksasa-raksasa multinasional tersebut memiliki hampir semua sumber daya yang didambakan perusahaan lokal. Namun sering mereka tidak mampu menggunakan keunggulan mereka secara maksimal di lingkungan negara-negara berkembang.
Sebut saja efisiensi logistik. Di negara-negara berkembang seperti Indonesia yang lalu lintasnya masih tidak karuan dengan infrastruktur yang sering di bawah standar, sistem informasi logistik yang mampu memprediksi tibanya kiriman dalam hitungan menit tidak bisa diterapkan di sini. Ini belum termasuk kondisi daerah pedalaman dan kepulauan Indonesia. Pasar Indonesia yang heterogen juga menyulitkan metode riset pasar yang terasah untuk negara-negara maju. Banyaknya jumlah penduduk miskin dan berpendidikan rendah membuat pesan pemasaran harus diadaptasi sesuai tingkat pendidikan mereka. Dalam konteks ini, para pemain lokal sering sudah mendapatkan pengetahuan tersebut secara tacit, sementara para pemain multinasional memerlukan waktu untuk merubah strategi dan paradigma mereka. Kelebihan pemain lokal dan kekurangan perusahaan multinasional tersebut seharusnya dipergunakan secara maksimal oleh perusahaan-perusahaan dalam negeri.
Hal ini juga diterapkan oleh perusahaan Sepatu dan Tas yang Nama perusahaannya bernama Elizabeth yang diambil dari nama istri si pemilik perusahaan. Perusahaan ini terletak di daerah bandung tepatnya di Jalan Otto Iskandardinata, Bandung. Lalu, dicabang yang kedua di Jalan Cihampelas, dan di cabang ketiga dilantai lima di Jalan Ibu Inggit Garnasih perusahaan ini bergerak di bidang Produk sepatu dan Tas


2. Analisis Produk
A.Label Produk
Begitu produksinya jadi pilihan pasar, merek pun ditempelkan. Handoko bernama asli Lie Koen Poe, memakai nama istrinya sendiri, Elizabeth, untuk produksi tas tersebut. Pada 1 Januari 1968 nama itu didaftarkan sebagai merek dagang pada Direktorat Jenderal Hak Cipta, Paten dan Merk, Departemen Hukum dan HAM.
B. Kualitas dan Analisis Produk
Selain karena desainnya kreatif, kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Lagi pula, tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau, antara Rp 20.000 hingga Rp 200.000. seperti ditirukan Dinny Nurhayati, Public Relations Elizabeth. Kiat Elizabeth mempertahankan kualiatas cukup unik. Selain mendesain sendiri, ia juga bertindak sebagai tester. Mengikuti selera kaum hawa yang doyan mengikuti perkembangan, ia memilih sendiri bahan yang enak dan nyaman dipakai. Karena tiap produksinya dipersepsikan untuk dipakai sendiri,maka sebelum diluncurkan ke pasar Elizabeth terlebih dahulu memakai sendiri. Elizabeth agaknya sukses dengan prinsip itu. Ia pun mampu berkembang di tengah persaingan pasar tas yang makin ramai. Baik produksi dalam negeri maupun tas-tas produk impor yang kini membanjiri pasar.
C. Kesesuaian Harga
Harga Produk tas dan Sepatu dari perusahaan Elizabeth sangat bersaing dengan desainnya kreatif, kualitas dan jenis bahan serta mutu jahitannya juga terpelihara. Lagi pula, tas harga made in Elizabeth terbilang terjangkau, antara Rp 20.000 hingga Rp 200.000. sehingga semia kalangan dapat menjangkaunya baik dari kalangan kecil menengah bisa menikmati produk dari perusahaan ini
D. Promosi
Promosi yang digunakan untuk memasarkan produk ini salah satunya dengan promosi lewat jalur Internet dengan target pasar sampai keluar negeri baik yang memasangkan sebagian harga barang yang dijual beserta foto-foto contoh dari produk yang akan di pasarkan dengan kualitas expor, perusahaan ini juga menerima orderan tas dan sepatu yang ingin dibuat atau diambil dari yang sudah ada, promosi yang digunakan lagi adalah dengan memasang iklan-iklan ke media lokal karena biaya promosi lebih murah
E. Distribusi
Untuk memenuhi toko dan pesanan, akhirnya Elizabeth membangun sebuah pabrik di kawasan Kopo, Bandung, dengan ratusan karyawan. Maka, selain membuka 20 gerai di tujuh provinsi di Tanah Air, sekitar 5.000 desain Elizabbeth kemudian merambah ke pasar Hong Kong, Singapura, Belanda, Arab Saudi, Jepang, Jerman, Malaysia, Kuwait, Afrika Selatan, dan Amerika Serikat.
F. Prospek
Prospek perusahaan Elizabeth ini memiliki prospek lebih besar lagi kalau perekonomian yang ada di indonesia lebih baik dari sekarang yang agak sulit untuk menexpor barang keluar negeri namun pasar dalam negeri lebih terbuka lebar untuk produk-produk dari perusahaan Elizaberth karena tas dan sepatu produksi Elizabeth digemari ibu-ibu dan remaja putri kalangan menengah atas yang merupakan target pasar yang sangat potensial
3. Penutup
Menurut saya perusahan ini sangat potensial dalam pasar lokal maupun pasar luar negeri baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah yang masih bisa menjangkau harga produk yang di tawarkan oleh perusahaan ini dan perusahan ini masih harus mengembangkan sayapnya dengan mebuka cabang lagi di luar Negeri karena sudah sudah banyak mengexpor keluar negeri yang merupakan potensi pasar yang sangat tinggi untuk di gali dan memperoleh keutungan yang lebih besar dari yang sekarang.